GRIYA CACING 87
Blog ini diharapkan dapat menjadi sarana berbagi informasi tentang pengelolaan limbah, sampah dan polutan secara umum. Vermicompost dielaborasi sebagai entry point. Dengan semangat learning by doing, learning by helping, semoga blog ini memberikan manfaat bagi para pengunjung.
Selasa, 28 Maret 2017
Menggiring Ternak Cacing: Awal Baru
Cacing tanah atau Lumbricus sering dinilai sebagai ide bisnis sinting. Mengapa orang harus beternak sesuatu yang menjijikkan. Namun sebagaimana diketahui, cacing tanah memberikan banyak manfaat. Beberapa di antaranya adalah sebagai pakan ikan, bahan obat-obatan, ditepungkan untuk bahan kosmetik dan tentu saja sebagai penghasil pupuk kascing dan pupuk cair. Jadi, cacing tanah memberikan manfaat ekonomi dan ekologi sekaligus.
Rabu, 11 Juni 2014
MENGENAL CACING TANAH
Ada sembilan jenis cacing tanah yang dikenal manfaatnya di bidang pertanian, antara lain:
1. Lumbricus terrestris L.
2. Lumbricus rubllus
3. Eisenia foetida
4. Allolobophora caliginosa
5. Allolobophora chlorotica
6. Pheretima asiatica
7. Perionyx excavatus
8. Diplocordia verrucasa
9. Eudrilus eugeuniae
1. Lumbricus terrestris L.
2. Lumbricus rubllus
3. Eisenia foetida
4. Allolobophora caliginosa
5. Allolobophora chlorotica
6. Pheretima asiatica
7. Perionyx excavatus
8. Diplocordia verrucasa
9. Eudrilus eugeuniae
PRAKATA
Sampah, polutan dan aneka limbah lazimnya dikenal sebagai produk berharga negatif. Bila kita memproduksinya maka kita harus merogoh kocek kita untuk membayar biaya membuangnya. Untuk kurun waktu yang sangat panjang, sampah tetap menjadi masalah. Berbicara tentang sampah, polutan dan aneka limbah selalu membuat para policy maker berkerut kening. Di negri kita Indonesia, bahkan tumpukan sampah sampai memakan korban, menjadi penyebab kematian. Sebenarnya apa sampah, berapa banyak kita memproduksi sampah setiap harinya? Di mana sampah menjadi masalah kritis, siapa saja para pihak yang berkepentingan, mengapa sampah tetap menjadi masalah di Indonesia dan bagaimana solusi strategis untuk menyelesaikan masalah sampah ini?
Sampah, polutan dan aneka limbah lazimnya dikenal sebagai produk berharga negatif. Bila kita memproduksinya maka kita harus merogoh kocek kita untuk membayar biaya membuangnya. Untuk kurun waktu yang sangat panjang, sampah tetap menjadi masalah. Berbicara tentang sampah, polutan dan aneka limbah selalu membuat para policy maker berkerut kening. Di negri kita Indonesia, bahkan tumpukan sampah sampai memakan korban, menjadi penyebab kematian. Sebenarnya apa sampah, berapa banyak kita memproduksi sampah setiap harinya? Di mana sampah menjadi masalah kritis, siapa saja para pihak yang berkepentingan, mengapa sampah tetap menjadi masalah di Indonesia dan bagaimana solusi strategis untuk menyelesaikan masalah sampah ini?
Blog ini didedikasikan untuk berbagi informasi, pengalaman baik pada level teknis, empiris maupun teoritis tentang pengelolaan sampah, limbah dan polutan secara umum, dengan mengelaborasi focal point khusus yaitu vermicompost atau pengomposan sampah organik melalui budidaya cacing tanah.
Langganan:
Postingan (Atom)